Rabu, 13 Oktober 2010

jadwal majelis rosulluloh


Tabligh Akbar & Ziarah Kubro Majelis Rasulullah Saw Sabtu 16 Oktober 2010 Masjid Jami' Al Hidayah Jam 20:30 WIB, Jl.Bambu Wulung Rt.09/01 Bambu Apus, Cipayung, JAKARTA TIMUR GUNAKAN HELM UNTUK KESELAMATAN ANDA DAN NAMA BAIK MAJELIS KITA
Peduli Majelis Rasulullah SAW Bank Syariah Mandiri a.n Munzir Al Musawa 061-7121-494 ( cabang Depok )

Tampilan Flat
Tampilan Flat

Tampilan Flat

Wednesday, 13 October 2010
September 2010September 2010October 2010November 2010November 2010
Friday, 01 October 2010
DZIKIR AKBAR JALAALAH - MT. Syababunnabawiy (20:30 - 22:30)
Jl. Swasembada Barat Raya, Kebon Bawang
TANJUNG PRIOK - JAKARTA UTARA

Info Kontak : MUHAMMAD QALBY ( IRFAN ) 0817-6666-384
Saturday, 02 October 2010
TABLIGH AKBAR & ZIARAH - MASJID AT TAUBAH ( MAQAM HB. AHMAD AL HADDAD ) (20:30 - 22:30)
Jl. Rawa Jati, Kalibata
JAKARTA SELATAN

Info Kontak : MUHAMMAD QALBY ( IRFAN ) 0817-6666-384
Monday, 04 October 2010
MAJELIS MINGGUAN - Masjid Raya Al Munawwar (20:30 - 22:30)
Jl. Raya Pasar Minggu, Pancoran
JAKARTA SELATAN

Info Kontak : MUHAMMAD QALBY ( IRFAN ) 0817-6666-384
Thursday, 07 October 2010
MAJELIS AKBAR (20:30 - 22:30)
Komplek Hankam, Cidodol, Kebayoran Lama
JAKARTA SELATAN

Info Kontak : MUHAMMAD QALBY ( IRFAN ) 0817-6666-756
Friday, 08 October 2010
DZIKIR AKBAR JALAALAH - Kediaman Sdr. Fauzan Hakim (20:30 - 22:30)
Jl. Duren 3 Barat VI, Mampang
JAKARTA SELATAN

Info Kontak : MUHAMMAD QALBY ( IRFAN ) 0817-6666-384
Saturday, 09 October 2010
TABLIGH AKBAR & ZIARAH - MUSHOLLA AL KHAIRIYAH (20:30 - 22:30)
Jl. Jagur 2 Rt. 02/01, Kalimalang
JAKARTA TIMUR

Info Kontak : MUHAMMAD QALBY ( IRFAN ) 0817-6666-384
Monday, 11 October 2010
MAJELIS MINGGUAN - Masjid Raya Al Munawwar (20:30 - 22:30)
Jl. Raya Pasar Minggu, Pancoran
JAKARTA SELATAN

Info Kontak : MUHAMMAD QALBY ( IRFAN ) 0817-6666-384
Tuesday, 12 October 2010
DZIKIR AKBAR ASMAAUL HUSNA - Pon Pes Al Hidayah (20:30 - 22:30)
Jl. Nurul Iman Raya, Kp. Dua, Jakasampurna
BEKASI BARAT

Info Kontak : MUHAMMAD QALBY ( IRFAN ) 0817-6666-384
Friday, 15 October 2010
DZIKIR AKBAR JALAALAH - Musholla Al Irsyad (20:30 - 22:30)
Jl.Buaran I Rt.007/013 Cakung
JAKARTA TIMUR


Info Kontak : MUHAMMAD QALBY ( IRFAN ) 0817-6666-384
Saturday, 16 October 2010
TABLIGH AKBAR & ZIARAH - MASJID AL HIDAYAH (20:30 - 22:30)
Jl.Bambu Wulung Rt.09/01 Bambu Apus, Cipayung
JAKARTA TIMUR


Info Kontak : MUHAMMAD QALBY ( IRFAN ) 0817-6666-384
Monday, 18 October 2010
MAJELIS MINGGUAN - Masjid Raya Al Munawwar (20:30 - 22:30)
Jl. Raya Pasar Minggu, Pancoran
JAKARTA SELATAN

Info Kontak : MUHAMMAD QALBY ( IRFAN ) 0817-6666-384
Tuesday, 19 October 2010
DZIKIR AKBAR ASMAAUL HUSNA - Kediaman Sdr. Wawan (20:30 - 22:30)
Jl. Cipinang Muara I, Cipinang, Pondok Bambu
JAKARTA TIMUR

Info Kontak : MUHAMMAD QALBY ( IRFAN ) 0817-6666-384
Friday, 22 October 2010
DZIKIR AKBAR JALAALAH - Masjid AL Hidayah (20:30 - 22:30)
Jl. Gandaria Raya, Jagakarsa
JAKARTA SELATAN

Info Kontak : MUHAMMAD QALBY ( IRFAN ) 0817-6666-384
Saturday, 23 October 2010
TABLIGH AKBAR & ZIARAH - Masjid Baitul Iman (20:30 - 22:30)
Jl.H.Mawar Rt.07/07 Sunter Jaya
JAKARTA UTARA


Info Kontak : MUHAMMAD QALBY ( IRFAN ) 0817-6666-384
Sunday, 24 October 2010
MAJELIS AKBAR - MT. NURUL TAAJ (20:30 - 22:30)
Jl. Pahlawan Revolusi, Gg. H. Bakrie, Pd. Bambu
JAKARTA TIMUR

Info Kontak : MUHAMMAD QALBY ( IRFAN ) 0817-6666-384
Monday, 25 October 2010
MAJELIS MINGGUAN - Masjid Raya Al Munawwar (20:30 - 22:30)
Jl. Raya Pasar minggu, Pancoran
JAKARTA SELATAN

Info Kontak : MUHAMMAD QALBY ( IRFAN ) 0817-6666-384
Friday, 29 October 2010
DZIKIR AKBAR JALAALAH - Masjid Al Muflihun (20:30 - 22:30)
Jl.Bintaro poncol, Tanah Kusir
JAKARTA SELATAN


Info Kontak : MUHAMMAD QALBY ( IRFAN ) 0817-6666-384
Saturday, 30 October 2010
TABLIGH AKBAR & ZIARAH - Kediaman Sdr. Khairul Sani (20:30 - 22:30)
Jl.Warung Jati timur II - Kalibata Selatan
JAKARTA SELATAN

Info Kontak : MUHAMMAD QALBY ( IRFAN ) 0817-6666-384

keistimewaan surat alfatihah

7 (Tujuh) Kelebihan / Keistimewaan Surat al-Fatihah
[Samudera al-Fatihah, Bey Arifin, PT Bina Ilmu, 1976]

1.Paling Besar (A’zham)
Diriwayatkan oleh Imam Ahmad bin Muhammad bin Hanbal r.a., katanya : Menyampaikan akan kami Yahya bin Said dari Syu’bah, yang menerima kabar ini dari Hubaib bin Abdirrahman, dari Hafizh bin ‘Ashim, dari Abu Said al-Ma’alli r.a., katanya : “Aku sedang shalat, lalu dipanggil oleh Rasulullah s.a.w., maka tak dapat aku menyahut. Sesudah aku selesai shalat, aku datangi beliau, Rasulullah berkata : Kenapa engkau tidak segera mendatangiku ? Aku menjawab : Karena aku dalam bershalat ya Rasulullah. Berkata Rasulullah : Bukankah Allah sudah berfirman : Hai orang-orang beriman, sahutilah seruan Allah dan Rasul bila menyeru kamu kepada apa yang menghidupkan kamu. Kemudian beliau berkata : Aku akan mengajarkan kepadamu sebesar-besar surah di dalam al-Qur’an sebelum engkau keluar dari masjid ini. Ketika Rasulullah akan keluar dari masjid, beliau memegang tanganku, lalu aku berkata : Ya Rasulullah, Engkau mengatakan mau mengajarkan kepadaku sebesar-besar surah di dalam al-Qur’an. Berkata Rasulullah : Ya, ialah al-Hamdulillahi Rabbil “Aalamin (dan seterusnya), ialah 7 ayat yang berulang-ulang, dan itulah al-Qur’an al-‘Azhim yang telah disampaikan kepadaku” Hadis yang seperti di atas inipun diriwayatkan oleh al-Bukhari, Abu Dawud, an-Nasa’I, Ibnu Majah dan al-Waqidi dari berbagai-bagai sumber.
2.Tak Ada Samanya Dalam Taurat, Injil, Zabur dan Al Qur’an
Diriwayatkan oleh Imam Malik bin Anas dalam al-Muwattha’, dari al-‘Ala’ bin Abdirrahman bin Y’kub al-Haraqi, bahwa Abu Sa’id Mawla Ibnu ‘Amir bin Kuraiz mengabarkan kepada mereka, bahwa Rasulullah s.a.w. memanggil akan Ubay bin Ka’ab ketika dia dalam bershalat di dalam masjid. Sesudah selesai shalat, Ubay bin Ka’ab mendatangi Rasulullah, lalu Rasulullah memegang tangan Ubay, lalu bersama-sama keluar dari masjid dan berkata : Aku ingin engkau jangan keluar dari masjid ini sebelum mengetahui satu surah yang tak pernah diturunkan di dalam Taurat, tidak pula di dalam Injil dan tidak pula di dalam al-Qur’an yang dapat menyamainya. Berkata Ubay : Lalu aku perlambat jalanku, lalu berkata kepada Rasulullah : Surah apakah yang engkau janjikan tadi itu ya Rasulullah ? Lalu Rasulullah membaca “Alhamdulillahi Rabbil ‘Aalamin” dan seterusnya, dia berkata : “Inilah dianya surah itu yaitu 7 ayat yang berulang-ulang dan dialah al-Qur’an al-Azhim yang telah disampaikan kepadaku”. Diriwayatkan dari Ali bin Abu Talib r.a., bahwa Rasulullah s.a.w. berkata : “Siapa yang membaca Fatihatul-Kitab (al-Fatihah), maka seakan-akan dia telah membaca Taurat, Injil, Zabur dan al-Furqan (al-Qur’an)”.
3 .Hanya Kepada Muhammad S.A.W. Diturunkan
Diriwayatkan oleh Muslim dan an-Nasa’I dari hadis Abul Ahwash, Salam bin Salim dari ‘Ammar bin Zuraiq, dari Abdullah bin Isa bin Abdirrahman bin Abu Laila dari Said bin Jubair, dari Ibnu Abbas r.a. katanya : “Pada suatu hari Rasulullah s.a.w. duduk bersama Jibril, tiba-tiba Rasulullah mendengar suatu bunyi dari atas, lalu Jibril menoleh ke atas, kemudian lalu berkata : “Itu sebuah pintu sudah terbuka di langit, dan tak pernah pintu itu terbuka sebelum ini”, dari pintu itu turun satu Malaikat, yang langsung menuju kepada Rasulullah, dan berkata : “Bergembiralah engkau (Muhammad) mendapat dua cahaya yang aku bawakan ini, yang tak pernah kedua cahaya ini diberikan kepada Nabi yang manapun sebelum engkau, kedua cahaya itu ialah Fatihatul-Kitab dan beberapa ayat di akhir Surah al-Baqarah, setiap hutuf engkau baca dari keduanya pasti engkau mendapatkannya”.
4.Langsung Mendapat Jawaban Dari Allah

Siapa yang membaca Surah al-Fatihah, setiap ayat yang dibaca itu langsung dijawab oleh Allah. Diriwayatkan oleh Muslim dari Abu Hurairah r.a. katanya : “Kami berada di belakang Imam (bershalat), maka berkatalah Imam itu kepadaku : “Bacalah al-Fatihah dalam hatimu, karena aku telah mendengar Rasulullah s.a.w. mengatakan : Telah berkata Allah Azza-wa Jalla : Aku bagi shalat (di sini maksudnya ialah al-Fatihah) antaraKu dan hambaKu menjadi dua bahagian (maksudnya : seperdua untukKu dan seperdua lagi untuk hambaKu), dan bagi hambaKu apa yang mereka minta. Apabila hambaKu itu berkata : “Alhamdulillahi Rabbil ‘Aalamin”, Allah menjawab : ”HambaKu memujiKu” ; dan apabila hambaKu berkata : “Arrahmaanir Rahiim” , Allah menjawab : “HambaKu menyanjungKu” ; dan apabila hambaKu berkata : “Maaliki Yaumiddin”, Allah menjawab : “HambaKu memuliakanKu”, dan apabila hambaKu berkata “Iyyaka na’budu wa iyyaka nasta’iin”, Allah menjawab : “Ini seperdua untukKu dan seperdua untuk hambaKu, bagi hambaKu, apa yang ia minta; dan apabila hambaKu berkata”, dan apabila hambaKu berkata “Ihdinashshiraathalmustaqiim, shiraathal ladzina an’amta ‘alaihim, ghairil maghdhuubi ‘alaihim waladh-dhaalliin”, Allah menjawab : Ini semuanya untuk hambaKu, dan bagi hambaKu apa yang ia minta”.
5.Aman Dari Segala Bahaya
Diriwayatkan oleh al-Buzar dari Anas r.a. : Berkata Rasulullah s.a.w. : “Bila engkau baca al-Fatihah dan Qul Huwallahu Ahad maka amanlah engkau dari segala sesuatu, kecuali dari maut”.
6.Langsung Dari Arazy

Diriwayatkan oleh al_hakim di dalam al-Mustadrak dari Ma’qal bin Yasaar r.a. : Telah berkata Rasulullah s.a.w : “Amalkanlah segala apa yang tersebut di dalam al-Qur’an, halalkanlah apa yang dihalalkannya, haramkanlah apa yang diharamkannya, dan patuhilah ia, jangan sekali-kali engkau inkari apa-apa yang tersebut di dalamnya, dan apa-apa yang kamu ragukan (maksudnya), kembalikanlah kepada Allah dan orang-orang yang mempunyai pengetahuan sesudah meninggal aku nanti, supaya diterangkannya kepada kamu, dan berimanlah kamu dengan Taurat, Injil dan Zabur, dan apa saja yang dibawa oleh para Nabi dari Tuhan mereka, dan akan memberi kelapangan kepadamu al-Qur’an dan segala keterangan yang tersebut di dalamnya, maka sesungguhnya al-Qur’an itu Pemberi Syafaat, sesuatu yang tak pandai bercakap tetapi membawa kebenaran, dan kepadaku diberikan Allah Surah al-Baqarah dari ZIKIR PERTAMA (Kitab-Kitab Suci yang diturunkan sebelum Musa a.s.) dan diberikan kepadaku surah yang berawalan Thaha, Thasin dan Hamim dari Papan-papan Musa (maksudnya : TAURAT), dan diberikan kepadaku Surah al-Fatihah langsung dari Arasy”.
7.Sebagai Obat (Mentera)

Diriwayatkan oleh Bukhari dari Abu Said al-Khudri r.a. “Pada suatu hari kami bersama-sama dalam perjalanan, bermalam di satu dusun. Datang kepada kami seorang budak perempuan dan berkata : “Sesungguhnya kepala desa ini sakit dan tak seorangpun di antara kami yang dapat mengobatinya, adakah diantara tuan-tuan yang dapat mengobatinya ?” Salah seorang dari rombongan kami berdiri dan mengikuti budak tadi. Kami tidak mengira yang ia dapat menjadi dukun. Si sakit itu lalu dimenterainya dan sembuh. Kepadanya diberi hadiah 30 ekor kambing, dan kepada kami disuguhkan susu. Ketika ia kembali kami bertanya : “Apakah engkau membolehkan mentera, dan apakah engkau tukang mentera ?” Ia menjawab : “Tidak, saya bukan tukang mentera, tetapi aku hanya membacakan Ummul-Kitab (al-Fatihah).” Kami katakana : “Kejadian ini jangan dikabarkan kepada siapapun, sebelum kita tanyakan kepada Rasulullah s.a.w. lebih dahulu”. Sesudah kami sampai di kota Madinah, kami datangi Rasulullah s.a.w. dan kami ceritakanlah kejadian itu. Rasulullah lalu berkata : “Siapa tahu bahwa surah itu (al-Fatihah) adalah mentera (obat) bagilah hadiah itu dan berikan saya sebahagian darinya”.
Kejadian seperti inipun diriwayatkan oleh Muslim dan Abu Dawud dari Hisyam. Di dalam beberapa riwayat dari Muslim diterangkan bahwa penyakit orang yang disembuhkan itu ialah karena sengatan binatang yang berbisa dan yang menyembuhkan itu adalah Abu Said al-Khudri sendiri.
Mengenai Surah al-Fatihah dapat menyembuhkan penyakit-penyakit ada beberapa pendapat di dalam kalangan Ulama-ulama besar Islam. Pokok perbedaan pendapat itu berkisar pada hadis yang tersebut di atas ini dan beberapa ayat al-Qur’an yang tersebut di bawah ini :
“Hai manusia, sesungguhnya telah dating kepadamu pelajaran dari Tuhanmu, dan penawar (obat) bagi (penyakit) yang ada di dalam dada, dan sebagai petunjuk dan rahmat bagi orang-orang yang beriman” [Yunus : 57] ; “Dan Kami turunkan dari al-Qur’an sesuatu yang jadi obat dan rahmat bagi orang-orang yang beriman, dan bagi orang-orang yang zhalim tetap bertambah merugi” [al-Isra’ : 72] ; “Katakanlah, al-Qur’an itu sebagai petunjuk dan penawar (obat) bagi orang yang beriman” [Fusshilat : 44]
Karena ayat-ayat dan hadis yang tersebut di atas ini, semua ulama-ulama sepakat bahwa al-Qur’an itu dapat menjadi obat. Tetapi obat apa, mereka berlainan pendapat. Ada di antara mereka mengatakan sebagai obat dari penyakit-penyakit batin (rohani) saja, tidak dapat menjadi obat dari penyakit-penyakit jasmani (mengenai tubuh). Tetapi lain ulama mengatakan, menjadi obat bagi penyakit-penyakit rohani dan jasmani (kedua-duanya).
Di antara Ulama Besar dan modern yang berpendapat bahwa al-Qur’an dan khususnya al-Fatihah dapat mengobati jasmani disamping mengobati rohani, ialah Imam Ibnul Qayyim al-Jawzi. Berkata Ibnul Qayyim dalam kitabnya bernama Madarijus Salikin juz I halaman 52-58, diringkaskan sebagai berikut : Adapun al-Fatihah itu mengandung obat buat hati (rohani) aka tidaklah ada perlainan pendapat. Cacat-cacat atau penyakit yang menimpa kalbu berpokok pada dua perkara, ialah rusaknya ilmu dan rusaknya tujuan. Karena dua kerusakan ini, maka timbullah dua penyakit kalbu yang sangat berbahaya, yaitu adh-Dhalaal (kesesatan) dan al-Ghadhab (keangkara-murkaan). Kesesatan karena rusaknya pengetahuan, sedangkan keangkara-murkaan karena rusaknya tujuan hidup. Kedua penyakit inilah induknya segala penyakit kalbu. Maka hidayat yang bernama Shiraathal Mustaqiim (al-Qur’an) adalah obat dari penyakit pertama (kesesatan). Sebab itu hidayat ini harus selalu kita minta dan pelajari. Sedang pengertian yang terkandung dalam Iyyaka na’budu wa iyyaka nasta’iin adalah obat dari penyakit kedua (rusak tujuan atau kemurkaan).
Adapun al-Fatihah ini dapat pula menyembuhkan penyakit-penyakit tubuh atau badan, sudah jelas pula sebagai yang diterangkan oleh hadis shahih yang tersebut di atas ini. Para ahli tidak berselisih sedikitpun tentang keshahihan hadis yang tersebut dia atas ini. Dalam hadis itu dinyatakan dengan terang bahwa penyakit tersebut sudah sembuh hanya dengan membacakan Surah al-Fatihah, sehingga tak membutuhkan obat lainnya lagi. Pengalaman-pengalaman banyak orang dan undang-undang ketabibanpun akan membenarkannya. Banyak sekali penyakit-penyakit mengenai tubuh manusia yang dapat disembuhkan dengan doa-doa lebih-lebih dengan al-Fatihah yang mengandung banyak rahasia, kebenaran dan pengertian-pengertian yang sangat tinggi. Di dalamnya terkandung at-tauhid, penyerahan diri kepada Allah, sanjungan dan pujian terhadap Allah, di dalamnya terdapat nama-nama Allah yang baik, nama Allah yang dapat menghilangkan segala kejelekan dan dapat mendatangkan segala kebaikan (termasuk kesembuhan itu).

syarat haji

Syarat Haji

Islam

Baligh (dewasa)

Aqil ( berakal )

Merdeka (bukan budak)

Istitha’ah (mampu)

Rukun Haji

Ihram (niat)

Wukuf di Arafah

Thawaf Ifadhah

Sa’i

Cukur

Tertib

Wajib Haji

Ihram yakni niat berhaji dari Miqot

Mabit di Muzdalifah

Mabit di Mina

Melontar Jumroh Ula, Wustho dan Aqobah

Thawaf Wada’

kegunaan air putih

Air dalam tubuh diantaranya berfungsi menjaga kesegaran, membantu pencernaan dan mengeluarkan racun. Namun, tahukah Anda, ternyata banyak manfaat yang direguk dari air putih, selain nikmatnya kesegaran.

Banyak orang yang tidak mengetahui khasiat air selain untuk menghilangkan dahaga saja. Air dapat menyembuhkan berbagai macam penyakit dengan cara yang mudah dan murah. berikut 10 manfaat air putih yang mungkin dapat kita jadikan acuan saat akan mengkonsumsi minuman di luar dari air putih.

1. Memperlancar Sistem Pencernaan
Mengkonsumsi air dalam jumlah cukup setiap hari akan memperlancar sistem pencernaan sehingga kita akan terhindari dari masalah-masalah pencernaan seperti maag ataupun sembelit. Pembakaran kalori juga akan berjalan efisien.

2. Air Putih Membantu Memperlambat Tumbuhnya Zat-Zat Penyebab Kanker, plus mencegah penyakit batu ginjal dan hati. Minum air putih akan membuat tubuh lebih berenergi.

3. Perawatan Kecantikan
Bila kurang minum air putih, tubuh akan menyerap kandungan air dalam kulit sehingga kulit menjadi kering dan berkerut. Selain itu, air putih dapat melindungi kulit dari luar, sekaligus melembabkan dan menyehatkan kulit. Untuk menjaga kecantikan pun, kebersihan tubuh pun harus benar-benar diperhatikan, ditambah lagi minum air putih 8 - 10 gelas sehari.

4. Untuk Kesuburan
Meningkatkan produksi hormon testosteron pada pria serta hormon estrogen pada wanita.
Menurut basil penelitian dari sebuah lembaga riset trombosis di London, Inggris, jika seseorang selalu mandi dengan air dingin maka peredaran darahnya lancar dan tubuh terasa lebih segar dan bugar. Mandi dengan air dingin akan meningkatkan produksi sel darah putih dalam tubuh serta meningkatkan kemampuan seseorang terhadap serangan virus.

Bahkan, mandi dengan air dingin di waktu pagi dapat meningkatkan produksi hormon testosteron pada pria serta hormon estrogen pada wanita. Dengan begitu kesuburan serta kegairahan seksual pun akan meningkat. Selain itu jaringan kulit membaik, kuku lebih sehat dan kuat, tak mudah retak. Nah, buat yang malas mandi pagi atau bahkan malas mandi harus mulai dirubah tuh kebiasaannya…

5. Menyehatkan Jantung
Air juga diyakini dapat ikut menyembuhkan penyakit jantung, rematik, kerusakan kulit, penyakit saluran papas, usus, dan penyakit kewanitaan. Bahkan saat ini cukup banyak pengobatan altenatif yang memanfaatkan kemanjuran air putih.

6. Sebagai Obat Stroke
Air panas tak hanya digunakan untuk mengobati berbagai penyakit kulit, tapi juga efektif untuk mengobati lumpuh, seperti karena stroke. Sebab, air tersebut dapat membantu memperkuat kembali otot-otot dan ligamen serta memperlancar sistem peredaran darah dan sistem pernapasan.

Efek panas menyebabkan pelebaran pembuluh darah, meningkatkan sirkulasi darah dan oksigenisasi jaringan, sehingga mencegah kekakuan otot, menghilangkan rasa nyeri serta menenangkan pikiran. Kandungan ion-ion terutama khlor, magnesium, hidrogen karbonat dan sulfat dalam air panas, membantu pelebaran pembuluh darah sehingga meningkatkan sirkulasi darah. Selain itu pH airnya mampu mensterilkan kulit.

7. Efek Relaksasi
Cobalah berdiri di bawah shower dan rasakan efeknya di tubuh. Pancuran air yang jatuh ke tubuh terasa seperti pijatan dan mampu menghilangkan rasa capek karena terasa seperti dipijat. Sejumlah pakar pengobatan alternatif mengatakan, bahwa bersentuhan dengan air mancur, berjalan-jalan di sekitar air terjun, atau sungai dan taman dengan banyak pancuran, akan memperoleh khasiat ion-ion negatif. Ion-ion negatif yang timbul karena butiran-butiran air yang berbenturan itu bisa meredakan rasa sakit, menetralkan racun, memerangi penyakit, serta membantu menyerap dan memanfaatkan oksigen. Ion negatif dalam aliran darah akan mempercepat pengiriman oksigen ke dalam sel dan jaringan.

Bukan itu saja jika mengalami ketegangan otot dapat dilegakan dengan mandi air hangat bersuhu sekitar 37 derajat C. Selagi kaki terasa pegal kita sering dianjurkan untuk merendam kaki dengan air hangat dicampur sedikit garam. Nah, jika memilik shower di rumah cobalah mandi dan nikmati hasilnya. Konon, shower juga menghasilkan ion negatif.

8. Menguruskan Badan
Air putih juga bersifat menghilangkan kotoran-kotoran dalam tubuh yang akan lebih cepat keluar lewat urine. Bagi yang ingin menguruskan badan pun, minum air hangat sebelum makan (sehingga merasa agak kenyang) merupakan satu cara untuk mengurangi jumlah makanan yang masuk. Apalagi air tidak mengandung kalori, gula, ataupun lemak. Namun yang terbaik adalah minum air putih pada suhu sedang, tidak terlalu panas, dan tidak terlalu dingin. Mau kurus?, minum air putih saja.

9. Tubuh Lebih Bugar
Khasiat air tak hanya untuk membersihkan tubuh saja tapi juga sebagai zat yang sangat diperlukan tubuh. Kita mungkin lebih dapat bertahan kekurangan makan beberapa hari ketimbang kurang air. Sebab, air merupakan bagian terbesar dalam komposisi tubuh manusia.

10. Penyeimbang tubuh .
Jumlah air yang menurun dalam tubuh, fungsi organ-organ tubuh juga akan menurun dan lebih mudah terganggu oleh bakteri, virus. Namun, tubuh manusia mempunyai mekanisme dalam mempertahankan keseimbangan asupan air yang masuk dan yang dikeluarkan. Rasa haus pada setiap orang merupakan mekanisme normal dalam mempertahankan asupan air dalam tubuh. Air yang dibutuhkan tubuh kira-kira 2-2,5 l (8 - 10 gelas) per hari. Jumlah kebutuhan air ini sudah termasuk asupan air dari makanan (seperti dari kuah sup, soto), minuman seperti susu, teh, kopi, sirup. Selain itu, asupan air juga diperoleh dari hasil metabolisme makanan yang dikonsumsi dan metabolisme jaringan di dalam tubuh.

Nah, air juga dikeluarkan tubuh melalui air seni dan keringat. Jumlah air yang dikeluarkan tubuh melalui air seni sekitar 1 liter per hari. Kalau jumlah tinja yang dikeluarkan pada orang sehat sekitar 50 - 400 g/hari, kandungan aimya sekitar 60 - 90 % bobot tinja atau sekitar 50 - 60 ml air sehari.

Sedangkan, air yang terbuang melalui keringat dan saluran napas dalam sehari maksimum 1 liter, tergantung suhu udara sekitar. Belum lagi faktor pengeluaran air melalui pernapasan. Seseorang yang mengalami demam, kandungan air dalam napasnya akan meningkat. Sebaliknya, jumlah air yang dihirup melalui napas berkurang akibat rendahnya kelembapan udara di sekitarnya.

Tubuh akan menurun kondisinya bila kadar air menurun dan kita tidak segera memenuhi kebutuhan air tubuh tersebut. Kardiolog dari AS, Dr James M. Rippe memberi saran untuk minum air paling sedikit seliter lebih banyak dari apa yang dibutuhkan rasa haus kita. Pasalnya, kehilangan 4% cairan saja akan mengakibatkan penurunan kinerja kita sebanyak 22 %! Bisa dimengerti bila kehilangan 7%, kita akan mulai merasa lemah dan lesu.

Asal tahu saja, aktivitas makin banyak maka makin banyak pula air yang terkuras dari tubuh. Untuk itu, pakar kesehatan mengingatkan agar jangan hanya minum bila terasa haus Kebiasaan banyak minum, apakah sedang haus atau tidak, merupakan kebiasaan sehat!

Jika berada di ruang ber-AC, dianjurkan untuk minum lebih banyak karena udara yang dingin dan tubuh cepat mengalami dehidrasi. Banyak minum juga akan membantu kulit tidak cepat kering. Di ruang yang suhunya tidak tetap pun dianjurkan untuk membiasakan minum meski tidak terasa haus untuk menyeimbangkan suhu.

keistimewaan hari jumat

Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam, sangat memuliakan hari ini, menghormatinya, dan mengkhususkannya untuk beribadah dibandingkan hari-hari lainnya. Di antara keistimewaan hari Jum'at adalah;  1. Ia adalah hari raya/ hari besar yang berulang  Maka tidak diperbolehkan puasa khusus pada hari itu, tanpa didahului oleh puasa sebelum maupun sesudahnya, Agar berbeda dengan Yahudi. Juga agar tubuh merasa kuat untuk melaksanakan ibadah pada hari Jum'at seperti shalat, do'a dan yang lainnya.       Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam bersabda:  "Sesungguhnya hari Jum'at adalah 'ied (hari raya), maka jangan jadikan hari raya kalian untuk berpuasa, kecuali bila kalian puasa sebelum dan sesudahnya". (HR. Ahmad dalam al-Musnad 15/157, hadits 8012, syech Ahmad Syakir mengatakan: sanadnya shahih.  2. Ia bertepatan dengan hari bertambahnya kenikmatan di sorga  Yaitu hari saat seluruh penghuni sorga dikumpulkan di Lembah yang luas, dan dibuatkan bagi mereka mimbar-mimbar dari mutiara, emas, dan mimbar dari zamrud, dan permata diatas bukit pasir dari kasturi mereka lalu melihat Allah Subhanahu Wata'ala, dengan mata kepala mereka (nyata).. Dan orang yang paling cepat bertemu dengan Allah adalah mereka yang dulu juga bersegera datang ke masjid, yang paling dekat dengan Allah pada hari itu, adalah mereka yang dulu paling dekat (duduknya) dengan imam (pada hari Jum'at). (Zaadul Ma'aad 1/ 63,64).  Dalam sebuah hadist panjang yang diriwayatkan oleh Anas, Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam bersabda, " ¡¦tidak ada kerinduan yang dirasakan oleh penduduk sorga melebihi kerinduan mereka kepada hari Jum'at, agar mereka dapat melihat Tuhannya Subhanahu Wata'ala, dan kemulian-Nya. Karena itu, hari itu disebut "yaumul mazid". (HR. Ibnu Abi Syaibah dan yang lainnya, lihat shahih at-targhib wa at-tarhiib (1/291) hadits 694.   3. Pada hari itu ada saat dikabulkannya do'a.   Yaitu saat dimana Allah akan memberikan apa saja yang diminta oleh hamba-Nya yang muslim. Di dalam kitab Shahih al-Bukhari Muslim terdapat sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Abu Hurairah Radhiyallu 'anhu ia berkata :  Rasullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam bersabda: "Sesungguhnya pada hari Jumat ada waktu yang apabila seorang muslim shalat bertepatan dengannya lalu ia meminta kepada Allah maka akan dikabulkan permintaanya " dan Rasullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam mengisyaratkan dengan tangannya bahwa waktu itu sebentar. (HR.Bukhari{891}dan Muslim{879})  4. Membaca surat {aliflamim tanzil /surat As-sajdah}dan{hal ata 'alal insan /surat Al-insan), pada shalat subuh hari Jumat.   Rasullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam juga telah melakukan hal tersebut {HR. Bukhori {891} dan Muslim{879}}, Ibnu Taimiyah memberikan alasannya dengan mengatakan : "Sesungguhnya Rasullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam membaca surat ini pada shalat shubuh hari Jumat karena di dalamnya terkandung penjelasan peristiwa yang telah terjadi dan akan terjadi pada hari itu, kedua surat ini mengandung penjelasan tentang peciptaan Adam, tentang hari kebangkitan dan hari dikumpulkannya manusia di padang mahsyar yang semua itu terjadi pada hari jumat, membaca kedua surat ini pada hari Jumat dapat mengingatkan manusia akan peristiwa yang telah terjadi dan akan terjadi, sedangkan sujud tilawah pada shalat ini hanya sebagai ikutan bukan dimaksudkan sejak awal.  Ibnu al-Qayyim berkata : banyak orang yang tidak mengerti mengira bahwa yang dimaksud dengan membaca surat sajdah adalah pengkhususan sujud tambahan untuk shalat fajar,dan mereka menamai sujud ini dengan sujud Jum'at, jika seseorang tidak membaca surat sajdah maka disunahkan membaca surat lain yang mengandung sujud.  {diantara ulama yang dapat dikutip pendapatnya demikian adalah Ibrahim An-nakha'i, sebagaimana yang dikatakan oleh Ibnu Hajar dari Ibrahim An-nakha'i melalui sanad yang dikuatkan oleh Ibnu Abi Syaiba bahwa Ibrahim An-nakha'i berkata, "Disunnahkan membaca pada shalat shubuh hari jumat surat yang mengandung sajdah." Melalui riwayat Ibnu Abi Syaibah juga bahwa ia {Ibrahim An-nakha'i} telah membaca surat Maryam.}   Sedang melalui jalan Ibnu Aun ia berkata : mereka membaca pada shalat subuh hari jumat surat yang mengandung sajdah. Melalui riwayatnya ia menambahkan: saya bertanya kepada Muhammad -Ibnu Sirin- tentang hal itu { membaca surat yang mengandung sajdah} ia menjawab : "tidak apa-apa."  Al-hafiz Ibnu Hajar mengatakan: hal ini telah dilakukan sebagian ulama Kufah dan Basrah, maka tidaklah pantas untuk mengatakanya batil { fathul bahri 2/440}}.  Karena itu sebagian ulama memakruhkan membaca surat sajdah terus-menerus pada sholat subuh hari jumat untuk menghindari anggapan keliru orang-orang yang tidak mengerti {Zadul Ma'ad {1/375}} lihat juga pekataan Al-Hafiz Ibnu Hajar dalam Fathul Bari{ /439,440}.    5. Disunnahkan untuk memperbanyak shalawat kepada Nabi Shallallahu 'Alaihi Wasallam pada siang dan malam harinya.  Berdasarkan sabda Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam, dari Anas: "Perbanyaklah shalawat pada hari Jum'at dan malam Jum'at." (HR Baihaqi dari Anas, dan dihasankan oleh Arnauth, dan ia juga terdapat dalam Silsilah al-Shahihah /1407).  Dan dari Aus Radhiallahu 'anhu dia mengatakan, bahwa Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam, bersabda:  "Sebaik-baik hari kalian adalah hari Jum'at: pada hari itu Adam diciptakan, pada hari itu beliau diwafatkan, pada hari itu sangkakala ditiup, pada hari itu manusia bangkit dari kubur, maka perbanyaklah shalawat kepadaku pada hari itu, karena shalawat kalian akan diperlihatkan kepadaku", para shahabat bertanya: "wahai Rasulullah, bagaimana diperlihatkan kepada engkau sedangkan tubuh engkau sudah hancur (sudah menyatu dengan tanah ketika sudah wafat), Beliau menjawab: "sesungguhnya Allah Subhanahu Wata'ala mengharamkan kepada bumi untuk memakan (menghancurkan) jasad para Nabi". (HR, "al-Khamsah" kecuali At-Tirmidzi, syech Al-bani mengatakan: sanadnya sahih, kitab: "fadhlu ashalatu 'ala an-Nabi", hal 35).  Ibnu Al-qayyim berkata: Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam adalah sebaik-sebaik makhluk, hari Jum'at adalah penghulunya hari, dan shalawat kepada Beliau Shallallahu 'Alaihi Wasallam pada hari ini (Jum'at) adalah sebuah kekhususan untuk Beliau, di samping itu ada hikmah lainnya bahwa setiap kebaikan yang didapatkan oleh umat Beliau di dunia dan akhirat adalah melalui tangan Beliau, maka Allah mengumpulkan bagi umat Nabi Muhammad dua kebaikan dunia dan akhirat, dan karamah yang paling besar yang mereka dapatkan adalah pada hari Jum'at, karena pada hari itu mereka dibangkitkan menuju rumah dan istana-istana mereka di surga, hari Jum'at juga merupakan hari penambahan kebaikan bila mereka masuk surga, hari Jum'at merupakan hari raya buat mereka di dunia, pada hari itu Allah Subhanahu Wata'ala, memenuhi permintaan dan kebutuhan-kebutuhan mereka, yang meminta tidak akan ditolak, demikianlah, mereka mengetahuinya dan mendapatkannya karena Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam, maka bersyukur, berterima kasih kepadanya dan memenuhi sedikit dari hak Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam adalah dengan memperbanyak shalawat kepada Beliau pada hari ini dan malamnya. (Zaadul Ma'ad 1/376).  6. Disunnahkan membaca surat Kahfi pada hari Jum'at dan malamnya.  Dari Abu Sai'id Al-Khudry, Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam bersabda: "Orang yang membaca surat Al-Kahfi pada hari Jum'at maka dia akan diterangi oleh cahaya antara dua Jum'at" (HR. An-Nasai, al-Baihaqi, dan Hakim, serta disahihkan oleh al-Albani dalam kitab As-shahihah", 2651).  Dalam riwayatnya yang lain:  "Orang yang membaca surat Al-Kahfi pada hari Jum'at, akan muncul cahaya dari bawah kakinya menjulang sampai ke langit yang meneranginya pada hari Kiamat, dan dia akan diampuni antara dua Jum'at" (HR. al-Hakim, al-Baihaqi, dan disahihkan oleh Arnauth, juga diriwayatkan oleh Ad-Darimy dalam musnadnya (mauquf) pada Abu Said dan para Rawinya seluruhnya terpercaya (tsiqaat), dan seperti ini tidak mungkin berasal dari pendapat mereka, jadi hukumnya adalah hukum "marfu'".  Dan ibnu Qayyim Rahimahullah mengatakan: Sa'id bin mansyur menyebutkannya dari perkataan Abu Sa'id al-khudry seperti itu juga (zaadul maad 1/378). Ad-darimy meriwayatkannya dengan lafadz,  "Orang yang membaca surat kahfi pada malam Jum'at dia akan diliputi cahaya antara dia dan baitul 'atiq." {Disahihkan oleh syekh al-Albany dalam kitab "shahihul jami' (6471)}.   7. Boleh shalat pada tengah hari (saat matahari tepat diatas kepala) di hari Jum'at dan tidak boleh pada hari-hari lainnya.  Ini adalah pendapat yang dipegang oleh Abu 'Abbas Ibnu Taimiyah, berdasarkan hadits:  "Tidaklah seseorang mandi pada hari Jum'at, membersihkan badan dan bersuci, memakai minyak atau memakai wewangian, kemudian dia keluar (untuk shalat Jum'at), dia tidak memisahkan antara dua orang (tidak duduk diantara dua orang yang sudah duluan duduk, dengan memisahkan dua orang tersebut-pent), kemudian dia shalat sesuai dengan yang disyari'atkan, kemudian dia diam ketika Khatib berkhutbah, kecuali orang tersebut akan diampuni dosanya antara Jum'at tersebut dengan Jum'at yang akan datang. (HR. Bukhari, 2 / 308,309). Ibnu Qayyim mengatakan: dia boleh shalat sesuai yang telah dianjurkan, tapi dia tidak dianjurkan shalat ketika Imam telah keluar dari tempatnya untuk berkhutbah. (Zaadul Ma'ad, 1/378).  8. Perbuatan baik yang dilakukan pada hari itu mendapat balasan khusus, dibandingkan hari-hari yang lainnya.  Dari Abu Sa'id al-Khudry ia mengatakan, Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam bersabda, "Lima perbuatan (amal), bila dilakukan oleh seseorang dalam suatu hari, Allah Subhanahu Wata'ala akan menulisnya sebagai penghuni sorga: menjenguk orang sakit, melayat jenazah, berpuasa satu hari, menunaikan shalat Jum'at, dan memerdekakan budak". (HR, Ibnu Hibban dalam shahihnya, 713, dan dishahihkan oleh al-Albany dalam kitab "Silsilatu Al-Ahadits As-Shahihah" (As-shahihah)  Ibnu Qayyim mengatakan,  "Yang ke dua puluh tiga: hari Jum'at adalah hari yang disunnahkan padanya meluangkan waktu untuk beribadah, ia mempunyai keistimewaan dibandingkan hari-hari yang lainnya dengan berbagai macam ibadah yang wajib maupun yang sunnah, Allah Subhanahu Wata'ala telah menjadikan bagi setiap millah (agama) satu hari khusus untuk beribadah, dengan mengeyampingkan urusan duniawi, sedang hari Jum'at adalah hari ibadah, ia dibandingkan hari-hari yang lainnya seperti bulan Ramadhan dibandingkan bulan-bulan lainnya dan didalamnya terdapat saat dikabulkannya semua permohonan, bagai malam lailatur qadar, karena itu orang yang benar Jum'atnya dan selamat, maka akan selamat hari-harinya, orang yang benar ramadhannya dan selamat, maka akan selamat tahun-tahun yang dilaluinya, orang yang benar ibadah hajinya dan selamat, maka akan selamat sisa-sisa umurnya. Hari Jum'at merupakan barometer mingguan, Ramadhan barometer tahunan, dan ibadah haji adalah barometer kehidupan¡¦" (Zaadul Ma'ad 1/398).  Dalam kesempatan yang lain, beliau menyebutkan:  "Yang ke dua puluh lima: bersedekah pada hari itu punya kekhususan dibanding hari-hari yang lainnya, seperti kekhususan bersedekah pada bulan Ramadhan dibanding bulan-bulan yang lainnya. Saya menyaksikan syaikhul Islam Ibnu Taimiyah -semoga Allah mensucikan jiwanya- bila hendak berangkat melaksanakan ibadah Jum'at, beliau membawa roti dan yang lainnya yang ia miliki, kemudian beliau menyedekahkannya secara diam-diam ¡¦Zaadul Ma'ad 1/407).  Dan disebutkan dalam kitab al-Mushannaf, dari Ibnu 'Abbas dari Ka'ab tentang hari Jum'at: "dan sedekah pada hari itu paling mulia¡¦ibandingkan dengan hari-hari yang lainnya." (Almushannaf 5558, Arnaauth mengatakan perawinya orang-orang yang terpercaya (tsiqaat), dan isnadnya shahih).   9. Pada hari itu akan terjadi hari kiamat, alam semesta akan digulung dan dunia akan hancur, manusia akan dibangkitkan, dan digiring ketempat mereka di sorga atau neraka, pada hari ini seluruh makhluk merasa takut kecuali manusia dan jin.  Dari Abu Hurairah, Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam bersabda: "Sebaik-baik hari selama matahari masih terbit adalah hari Jum'at, pada hari itu Adam diciptakan, diturunkan ke bumi, pada hari itu tobatnya diterima, dan pada hari itu beliau diwafatkan, pada hari itu kiamat akan terjadi, tidak ada satu-pun makhluk melata di muka bumi kecuali bersuara pada hari Jum'at dari mulai subuh sampai terbitnya matahari mereka takut (was-was) akan terjadinya kiamat, kecuali manusia dan jin¡¦. (HR. Abu Daud 1046, At-Tirmidzi 491, An-Nasa'i 1430, disahihkan oleh Arnauth dan yang lainnya.  10. Orang yang berjalan untuk sholat Jum'at akan mendapat pahala untuk tiap langkahnya, setara dengan pahala ibadah satu tahun shalat dan puasanya.  Hal ini berdasarkan hadits Aus bin Aus ra, ia berkata: Rasulullah saw bersabda:   ãä ÛÓ¡¦âÂæÇÛÊÓá íæäÂÇáÌãÚÉ¡¦¡¦ÈßÒ¡¦ÇÈÊßÑ¡ æÏäÇ ãä ÇáÅãÇã ÝÃäÕÊ¡ ßÇ¡¦áå ÈßâÂÎØæÉ íÎØæåÇ  ÕíÇã ÓäÉ¡ æÞíÇãåÇ¡  æÐáß ÚᡦÇááå íÓíÑ   "Siapa yang mandi pada hari Jum'at, kemudian bersegera berangkat menuju masjid, dan menempati shaf terdepan kemudian dia diam, maka setiap langkah yang dia ayunkan mendapat pahala puasa dan shalat selama satu tahun, dan itu adalah hal yang mudah bagi Allah". (HR. Ahmad dan Ashabus Sunan, dinyatakan shahih oleh Ibnu Huzaimah).  11. Neraka jahannam dinyalakan setiap hari, kecuali hari Jum'at, sebagai penghormatan terhadap hari ini. (Zadul Ma'ad: 1/387).  12. Wafat pada malam hari Jum'at atau siangnya adalah tanda husnul khatimah, yaitu dibebaskan dari fitnah (azab) kubur.   Diriwayatkan oleh Ibnu Amru ra, bahwa Rasulullah saw bersabda:   ãÇãä ãÓáã íãæÊ íæäÂÇáÌãÚÉ Ãæ áíáÉ  ÇáÌãÚÉ¡¦ÅáÈÂæÞÇå Çááå ÊÚÇᡦÝÊäÉ ÇáÞÈÒ  "Setiap muslim yang mati pada siang hari Jum'at atau malamnya, niscaya Allah akan menyelamatkannya dari fitnah kubur". (HR. Ahmad dan Tirmizi, dinilai shahih oleh Al-Bani).  13. Hari Jum'at merupakan hari "As-Syahid",   Allah Subhanahu Wata'ala bersumpah dengannya, dalam surat Al-Buruuj ayat:3.   æóÇáÓøóãóÂÁö ÐóÇÊ¡¦ÇáúÈ¡¦¡¦Ìö æóÇáúíóæú㡦ÇáúãóæúÚ¡¦¡¦ æóÔóÇ塦¡¦æóãóÔúåõæÏ¡¦  Demi langit yang mempunyai gugusan bintang, dan hari yang dijanjikan, dan yang menyaksikan dan yang disaksikan. (QS. Al-Buruuj (85):1-3)  Dari Abu Hurairah Radhiallahu 'anhu Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam bersabda,  "Al-yaumul mau'ud adalah hari kiamat, al-yaumul mayshuud adalah hari 'arafah dan As-Syahid adalah hari Jum'at. (HR At-Tirmidzi 3336 dalam kitab at-Tafsir, beliau berkomentar bahwa hadits ini adalah hadits hasan gharib, yang hanya berasal dari Musa bin 'Ubaidah, ia didhaifkan oleh Yahya bin Said dan yang lainnya).   14. Shalat Jum'at  Ia merupakan keistimewaan yang paling agung untuk hari ini.  Ibnu al-Qayyim mengatakan:  "Keistimewaan yang ketiga adalah: shalat Jum'at, salah satu kewajiban yang amat penting dalam Islam dan merupakan salah satu momen besar berkumpulnya kaum muslimin, lebih besar dari momen-momen yang lainnya kecuali momen 'Arafah. Orang yang meninggalkannya karena menganggap enteng dan malas-malasan, Allah akan mencap dan menutup hatinya, dan dekatnya penghuni sorga pada hari kiamat dari Allah Subhanahu Wata'ala, dan kemenangan mereka untuk datang pada yaumul mazid tergantung kepada dekatnya orang tersebut pada hari Jum'at dari Imam serta kesegeraan datangnya ke masjid." (zaadul ma'ad 1/376) 

penyebab tsunami

TSUNAMI, PENYEBAB DAN AKIBATNYA

II. Penyebab Terjadinya Tsunami

Tsunami terjadi karena adanya gangguan impulsif terhadap air laut akibat terjadinya perubahan bentuk dasar laut secara tiba-tiba. Ini terjadi karena tiga sebab, yaitu : gempa bumi, letusan gunung api dan longsoran (land slide) yang terjadi di dasar laut. Dari ketiga penyebab tsunami, gempa bumi merupakan penyebab utama. Besar kecilnya gelombang tsunami sangat ditentukan oleh karakteristik gempa bumi yang menyebabkannya.
Bagian terbesar sumber gangguan implusif yang menimbulkan tsunami dahsyat adalah gempa bumi yang terjadi di dasar laut. Walaupun erupsi vulkanik juga dapat menimbulkan tsunami dahsyat, seperti letusan gunung Krakatau pada tahun 1883.
Gempa bumi di dasar laut ini menimbulkan gangguan air laut, yang disebabkan berubahnya profil dasar laut. Profil dasar laut iniumumnya disebabkan karena adanya gempa bumi tektonik yang bisa menyebabkan gerakan tanah tegak lurus dengan permukaan air laut atau permukaan bumi. Apabila gerakan tanah horizontal dengan permukaan laut, maka tidak akan terjadi tsunami.
Apabila gempa terjadi didasar laut, walaupun gerakan tanah akibat gempa ini horizontal, tetapi karena energi gempa besar, maka dapat meruntuhkan tebing-tebing (bukit-bukit) di laut, yang dengan sendirinya gerakan dari runtuhan in adalah tegak lurus dengan permukaan laut. Sehingga walaupun tidak terjadi gempa bumi tetapi karena keadaan bukit/tebing laut sudah labil, maka gaya gravitasi dan arus laut sudah bisa menimbulkan tanah longsor dan akhirnya terjadi tsunami. Hal ini pernah terjadi di Larantuka tahun 1976 dan di Padang tahun 1980.
Gempa-gempa yang paling mungkin dapat menimbulkan tsunami adalah :
1. Gempa bumi yang terjadi di dasar laut.
2. Kedalaman pusat gempa kurang dari 60 km.
3. Magnitudo gempa lebih besar dari 6,0 Skala Richter.
4. Jenis pensesaran gempa tergolong sesar naik atau sesar turun. Gaya-gaya semacam ini biasanya terjadi pada zona bukaan dan zona sesar.

Lida (1970) berdasarkan data tsunami di Jepang menunjukkan bahwa gempa yang menimbulkan tsunami sebagian besar merupakan gempa yang mempunyai mekanisme fokus dengan komponen dip-slip, yang terbanyak adalah tipe thrust (sesar naik) misalnya tsunami Japan Sea 1983 dan Flores 1992 dan sebagian kecil tipe normal (sesar turun) misalnya sanriku Jepang 1993 dan Sumba 1977. gempa dengan mekanisme fokus strike slip (sesar mendatar) kecil sekali kemungkinan untuk menimbulkan tsunami (gambar